Harmoni
  • Home
  • Edukasi
  • Game
  • Kamus
  • Komunitas Lentera
Kata

Advokasi Korban

Upaya untuk membela, mendampingi, dan memperjuangkan hak-hak korban kekerasan seksual.
Kata

Agresi Relasional

perilaku yang membahayakan korban bullying melalui perusakan atau ancaman terhadap hubungan, perasaan, penerimaan, persahabatan, atau merusak keanggotaan dalam kelompok (penidas memanipulasi situasi dan menyebarkan hoax, sehingga korban dapat terkucilkan di lingkungannya)
Kata

Alat Bukti

Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk membuktikan kejadian kekerasan seksual di mata hukum (misalnya visum, saksi, rekaman).
Kata

Anxiety

Reaksi emosional terhadap perasaan tidak aman, ancaman, atau ketidakpastian, biasanya terhadap sesuatu yang belum atau tidak pasti terjadi.
Kata

Anti Kekerasan

Prinsip, sikap, dan tindakan yang menolak segala bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal, psikologi, seksual, struktural, maupun simbolik serta mengedepankan cara damai, adil, dan manusiawi dalam menyelesaikan konflik atau menjalani relasi sosial
Kata

Avoidance

Perilaku korban yang menghindari tempat, orang, atau situasi yang mengingatkan pada trauma.
Kata

Budaya Patriarki

Sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai dominan, sering menjadi akar terjadinya kekerasan seksual.
Kata

Crisis Center

Lembaga atau layanan darurat yang menyediakan bantuan medis, hukum, dan psikologis bagi korban.
Kata

Cyber Harassment

Pelecehan atau kekerasan seksual yang dilakukan melalui media digital atau media sosial.
Kata

Deepfake Porn

Konten seksual palsu yang dibuat dengan teknologi manipulasi wajah (deepfake), seringkali tanpa izin korban.
Kata

Delik Aduan

Tindak pidana yang hanya dapat diproses hukum jika korban melapor.
Kata

Delik Biasa

Tindak pidana yang dapat langsung diproses oleh aparat tanpa laporan dari korban.
Kata

Digital footprint

Jejak digital korban/pelaku yang dapat menjadi bukti atau risiko tambahan dalam kasus kekerasan seksual.
Kata

Diversi

Pengalihan penyelesaian perkara anak dari jalur peradilan pidana ke bentuk lain yang lebih restoratif.
Kata

Doxxing

Penyebaran informasi pribadi korban secara online dengan tujuan mempermalukan atau mengancam.
Kata

Empati

Kemampuan untuk memahami dan merasakan penderitaan orang lain; penting dalam penanganan korban kekerasan.
Kata

Fear(Ketakutan)

Emosi yang muncul sebagai respons terhadap ancaman nyata. Berbeda dengan anxiety yang lebih abstrak.
Kata

Flashback

Pengalaman menghidupkan kembali kejadian traumatis secara tiba-tiba, sering terjadi pada korban kekerasan.
Kata

Generalized Anxiety Disorder

Gangguan kecemasan menyeluruh yang bisa dialami korban kekerasan seksual.
Kata

Gender-based Violence

Kekerasan yang terjadi karena perbedaan gender, termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan.
Kata

Hypervigilance

Kewaspadaan ekstrem terhadap lingkungan sekitar, biasanya karena trauma.
Kata

Internalized Sexism

Ketika perempuan menyerap dan mempercayai pandangan negatif atau merendahkan terhadap dirinya sendiri.
Kata

Intervensi Dini

Tindakan cepat untuk menangani trauma korban agar tidak berkembang menjadi gangguan psikologis berat
Kata

Kekerasan Berbasis Gender

Kekerasan yang dilatarbelakangi oleh ketimpangan relasi kekuasaan antara laki-laki dan perempuan.
Kata

Konseling Trauma Terfokus

Terapi psikologis yang dirancang khusus untuk membantu korban pulih dari trauma kekerasan.
Kata

Kode Etik Jurnalis Sensitif Gender

Panduan bagi media agar tidak menyudutkan korban saat meliput kasus kekerasan seksual.
Kata

Panik

Reaksi emosional yang tiba-tiba dan ekstrem, bisa muncul sebagai gejala PTSD.
Kata

Pemeriksaan Forensik

Pemeriksaan medis untuk mencari bukti kekerasan seksual seperti luka fisik atau DNA.
Kata

Penanganan Ramah Anak/Perempuan

Pendekatan khusus dalam layanan hukum, medis, dan sosial yang memperhatikan kerentanan korban.
Kata

Profil Trauma

Pola respons psikologis korban akibat peristiwa kekerasan, seperti cemas, takut, menarik diri.
Kata

Rape Culture

Budaya yang membiarkan, menoleransi, atau bahkan membenarkan kekerasan seksual.
Kata

Revenge Porn

Penyebaran konten seksual pribadi tanpa persetujuan sebagai bentuk balas dendam.
Kata

Restorative Justice

Penyelesaian perkara dengan mengutamakan pemulihan korban dan tanggung jawab pelaku.
Kata

Safe Browsing For Children

Upaya melindungi anak-anak dari konten dan pelaku kekerasan seksual di dunia digital.
Kata

Selective Mutism

Upaya melindungi anak-anak dari konten dan pelaku kekerasan seksual di dunia digital.
Kata

Separation Anxiety

Kecemasan ekstrem saat berpisah dengan orang yang dicintai, bisa terjadi pada anak korban kekerasan.
Kata

Social Anxiety

Ketakutan ekstrem terhadap interaksi sosial, sering dialami oleh korban kekerasan seksual.
Kata

Sistem Peradilan Pidana Anak

Sistem hukum yang khusus menangani perkara anak sebagai pelaku atau korban.
Kata

Tes Kehamilan Darurat

Alat untuk mendeteksi kehamilan pada korban kekerasan seksual secara dini.
Kata

Trauma Seksual

Cedera emosional dan psikologis akibat kekerasan seksual, bisa bersifat jangka panjang.
Kata

Trigger

Sesuatu yang memicu ingatan atau respons emosional terhadap kejadian traumatis.
Kata

Victim Blaming

Menyalahkan korban atas kekerasan yang dialaminya, sering terjadi dalam budaya patriarki.
Kata

Violance Against Women

Istilah global untuk kekerasan terhadap perempuan, mencakup fisik, psikologis, ekonomi, dan seksual.
Kata

Visum Et Repertum

Laporan resmi dari dokter forensik yang menjadi bukti penting dalam kasus kekerasan seksual.
Kata

Worry (Kekhawatiran

Pikiran berulang tentang hal negatif yang bisa terjadi, sering menjadi bagian dari anxiety.

© Astra & Astri SMA N 3 Unggulan Tenggarong 2025